Re: [Diskusi HRD Forum] mohon bantuan contoh strategi training

Dear Anggie,
numpang nibrung,

Menurut saya, kalau misalnya karyawan yang sudah cape2 dikasih training lalu kemudian kabur, dan itu tidak hanya kejadian pada 1-2 orang saja, artinya ada sesuatu di perusahaan itu. Ada baiknya Anda dan tim HR anda menganalisa apa yang sebenarnya terjadi di internal organisasi Anda. seharusnya kalau internalnya OK, karyawan tidak akan cepat lari. mungkinkah dari retention program Anda yang belum pas, atmosfer organisasi atau sistem yang tidak cocok, atasan yang tidak supportive, rekrutment yang kurang jeli, people development yang masih kurang, dst2. Anda sendiri yang tahu masalahnya.

Cara mengetahuinya bisa dengan conduct survey mungkin, bila takut di vonis tidak objektif oleh karyawan, bisa menggunakan pihak ketiga.

Lalu tentang pertanyan Anda:
1. Normal / tidak ya kembali lagi tergantung jenis organisasi Anda. idealnya sih tidak terjadi, apalagi training itu biasanya lebih bnayak kita kasih ke core people, tentu kita berharap core people itu stay di organisasi kita. tapi memang di banyak perusahaan itu masih terjadi.
2. Ikatan dinas bisa jadi sebuah opsi untuk retain karyawan, tapi bukan satu2nya. apalagi menahan ijasah, perlu berhati2 dalam menerapkan jangan sampai karyawan menangkap pesan2 yang negatif. minimal biaya training untuk dikenakan ikatan dinas juga tergantung organisasi Anda & kebijakan manajemen. yang enak sih bila sudah ada aturan tertulisnya, jadi tidak bingung lagi. juga tergantung siapa yang mau dikasih training. misalnya kalau jabatannya staff dan kita lihat dia potensinya bagus dan mau dikasih training Rp 20juta, mungkin bisa pakai ikatan dinas. tapi kalau jabatan GM dikasih training 20juta, sepertinya ikatan dinas gak akan mempan.
3. ide yang menarik, menurut saya bisa diterapkan, tapi sekali lagi, hati2 sosialisasi dan implementasinya
4. menurut saya, tetap Anda lakukan assessment internal perusahaan, dari sana baru kita bisa analisa dengan bijak apa yang menjadi persoalan. keluarnya karyawan setelah training itu harus dilihat sebagai gejala, bukan penyakit utama. kita harus mencari penyakit utamanya, baru disembuhkan.

Mudah2an gak bikin tambah ruwet.

trims

Best Regards,

JEFFREY PRATAMA
Human Resource Planning and Development
PT. YAMAHA Motor Kencana Indonesia
0818.944.043
also available at jeffrey_pratama@yahoo.com


Anggie Pradita <anggie_pradita@yahoo.com>
Sent by: Diskusi-HRD@yahoogroups.com

08/30/2008 08:59 AM

Please respond to
Diskusi-HRD@yahoogroups.com

To
Diskusi-HRD@yahoogroups.com
cc
Subject
Re: [Diskusi HRD Forum] mohon bantuan contoh strategi training


Dear Forum,

 
Ikut nimbrung nih. Perusahaan saya sejak tahun ini kebetulan sudah mulai aktif mengadakan training bagi karyawannya, baik untuk secara technical skill, maupun yg general (spt ISO 9001, OHSAS 18001, dll). Sayangnya terkadang ada beberapa karyawan yg sudah kita training, tiba-tiba keluar beberapa bulan kemudian. Padahal perusahaan memberikan training dengan cost yg cukup besar dan intinya juga demi kemajuan karyawan, sebagai komitmen perusahaan untuk meningkatkan kompetensi karyawannya. Selama ini Kami tidak pernah memberikan ikatan dinas ataupun memberikan penalti kepada karyawan yg keluar. Kami juga tidak pernah menahan ijazah pendidikan atau certificate training karyawan.
 
Mohon masukan atas pertanyaan berikut :
a.  Apakah hal ini normal dialami perusahaan?
b.  Perlukah perusahaan memberlakukan ikatan dinas kepada karyawan atas biaya training yg sudah dikeluarkan? Jika ya, biasanya berapa minimal biaya training yg dikeluarkan perusahaan untuk kemudian diberlakukan ikatan dinasnya?
c.  Atau apakah perusahaan bisa memberlakukan batas maksimal (budget) training setiap karyawan yang merupakan hak karyawan, baru kemudian jika melebihi budget akan diberlakukan ikatan dinas? Adakah yg sdh pernah menerapkan hal ini? Bagaimana metode pembagiannya/penerapannya?
d.  Metode apa yg kira-kira bisa diterapkan dari kasus kami ini?
 
Mohon masukan dari pengalaman rekan-rekan…
 
Terima kasih banyak atas sharing ilmunya.
 
Slam hangat,
Anggie

—– Original Message —-
From: Dwi Maya Sari <amazing_ice_newer@yahoo.com>
To: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Sent: Friday, August 29, 2008 2:59:32 PM
Subject: Re: [Diskusi HRD Forum] mohon bantuan contoh

Dear Pak Martin,

 
Saya sangat berterima kasih atas penjelasannya, sangat jelas.
 
Namun saat ini saya belum dapat ide bagaimana trainning kompetensi itu harus dijalankan
di dalam kondisi perusahaan yang sedang berjalan saat ini.
 
Perlukah saat ini saya tentukan job desc setiap posisi dan orang terlebih dahulu,
baru menentukan stretegi berikutnya?
 
Karena hingga saat ini beberapa posisi belum ada Job desc yang jelas.
 
Terima kasih banyak atas bantuannya.
 
 
best regards,
Maya

— On Fri, 8/29/08, Martin edy <martin.edy@gmail. com> wrote:
From: Martin edy <martin.edy@gmail. com>
Subject: Re: [Diskusi HRD Forum] mohon bantuan contoh
To: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Date: Friday, August 29, 2008, 12:47 AM

Dear Dwi Maya Sari,
 
Selamat karena adanya tuntutan dari perusahaan untuk mengadakan trainng dan memajukan skill pekerja
menandakan perusahaan Anda concern dengan masalah pengembangan SDM.
 
Bagi saya, tidak masalah jika perusahaan Ibu adalah perusahaan milik perorangan. Jika sistem dan program pelatihan yang in line dengan strategi bisnis disusun saya pikir bahkan pemilik pun akan setuju dengan sistem dan program itu. In line dengan strategi bisnis, maksud saya adalah sistem dan program pelatihan yang dapat membawa pada kemajuan. Logika gampilnya adalah sistem dan prosedur yang dapat mendongkrak produktivitas perusahaan.
 
Lantas bagaimana menyiapkan sistem dan program pelatihan tersebut? Saya cenderung setuju dengan training berbasis kompentesi dan kebutuhan organisasi. Training yang berbasis kompentensi mensyaratkan perusahaan telah memiliki standard compentensi untuk masing-masing incumbent. Lantas ada proses penilaian kompentsi untuk para incumbent. Hasil penilaian itu dibandingkan dengan standard, ketika ada kesenjangan (gap) disitulah training (salah satu) menjadi program treatment yang dapat dilaksanakan.
 
Kalau yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, maka pelatihan akan mengikuti strategi perusahaan. Misalnya akan dibangun suatu divisi atau unit bisnis baru. Pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan yang memenuhi kebutuhan divisi atau unit baru tersebut.
 
Salam dan selamat bekerja


On 8/29/08, Dwi Maya Sari <amazing_ice_ newer@yahoo. com> wrote:

Terima kasih buat pendapat rekan2.
 
Dari pihak perusahaan, saya juga dituntut untuk bisa mengadakan trainning dan memajukan skill dari setiap personal yang ada.
 
tapi kendala yang ada, perusahaan tempat saya bekerja adalah milik perorangan
dan matriks kompetensi di perusahaan belum ada.
 
Saya sudah bekerja 5 tahun di perusahaan ini, tapi sampai sekarang sulit menentukan tujuan pemenuhan kompetensi yang ada.
 
Apakah dari rekan-rekan ada masukan?
 
mohon bantuannya.
 
best regards,
Maya
 
 
 
 

— On Thu, 8/28/08, Dedy Irawan <
dedyirawan07@ gmail.com> wrote:

From: Dedy Irawan <dedyirawan07@ gmail.com>
Subject: Re: [Diskusi HRD Forum] mohon bantuan contoh
To:
Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Date: Thursday, August 28, 2008, 6:32 AM

 
Dear Rekan Repati,
 
Mungkin saudara dapat merujuk kepada matriks kompetensi di perusahaan kalau sudah ada.
Dari sana kemudian dapatlah ditentukan matriks training yang dimaksud tentunya dengan tujuan pemenuhan kompetensi
per level sesuai dengan matriks kompetensi tersebut. Dari sini, barulah pelatihan2 tersebut dapat dilaksanakan baik secara internal atau eksternal.
Saat seseorang katakanlah sudah memenuhi level kompetensi staf marketing, maka dari HRD meng-hold dulu
program pelatihan jenjang berikutnya untuk karyawan tersebut. Saat ybs dipromosikan, barulah kemudian program pelatihannya dilanjutkan sesuai budget yang ada. Kalau mengenai timing nya, setahu saya rata2 3 tahun per 1 level dengan jenis training mulai dari need to know (manajemen, hard skill, teknis-operasional, dll) atau nice to know (attitude, gratitude, etika, dll) mulai dari tingkat dasar, menengah, dan ahli.
Demikian, moga bermanfaat.
 
Tks


On 8/27/08, Repati Prihantono <fajaratta@yahoo. co.id> wrote:
kepada sahabat2,
saya mendapatkan tugas membuat pola pelatihan secara terstruktur dan
berjenjang untuk masing-masing departemen. bila sahabat2 memiliki pola
pelatihan tersruktur dan berjenjang mohon kiranya didagi ilmu sahabat2
kepada saya. terima kasih


Rencana Tuhan itu akan indah pada saatnya!

__._,_.___

Ikuti Workshop HRD Forum
"Honesty and Integrity Pre-Employment Tests"
9 September 2008 – Get Early Bird Only Rp 2.000.000,-
——————————–
Agenda Training HRD Forum
http://www.traininghrd.co.cc/
http://www.hrdforum.co.cc/
http://www.agenda.HRD-Forum.com/
——————————–
Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Komunitas HRD Terbesar di Indonesia
YM : hrdforum
———————————–
Penting buat Praktisi HRD !!
http://hr-expert.blogspot.com/
http://management-hr.blogspot.com/
http://kpi-owner.blogspot.com/
http://compensations.blogspot.com/
http://recruitmentskill.blogspot.com/
———————————–
Service : Training/Seminar/Workshop baik InHouse maupun Public, Konsultasi, Recruitment & Selection khusus untuk posisi HRD, Assessment, Outdoor Activity Programs, Dll yang masih berhubungan dengan bidang tugas HRD.
————————————
Jika Anda belum bergabung kirimkan email ke :
Diskusi-HRD-subscribe@yahoogroups.com
———————
Dicari Freelance Trainer !
Anda mempunyai keahlian & pengalaman mengajar di bidang HR ?
Kirim CV anda ke ; HRD.Forum@gmail.com
Subject : Freelance Trainer
———————
bagi yang ingin Contoh-contoh KPI
http://kpi-owner.blogspot.com/
http://free-toefl-test.blogspot.com/
http://management-hr.blogspot.com/
———————
Pasang Iklan Bisnis Anda di :
http://www.SentraBisnis.com/
Sentra Bisnis Iklan Baris Indonesia

Recent Activity

Visit Your Group

Ads on Yahoo!

Learn more now.

Reach customers

searching for you.

Find helpful tips

for Moderators

on the Yahoo!

Groups team blog.

Yahoo! Groups

Discover healthy

living groups and

live a full life.

.


__,_._,___

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: